Dibawah pimpinan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe kembali PKK Kabupaten Gorontalo melakukan pemantauan aktifitas ibu-ibu pengrajin kerawang di Pondok Karawo Desa Bulota Kecamatan Limboto. Sesuai informasi yang ada, hal tersebut dilakukan terkait dengan adanya agenda kunjungan tim dari luar negeri yaitu jepang yang menjalin kerjasama dengan pemrintah daerah dibidang pendidikan yang direncanakan minggu mendatang. Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe dalam penjelasannya mengungkapkan bahwa kedatangan PKK tersebut bukan hanya untuk sekedar persiapan penyambutan tamu, tetapi lebih dari itu untuk mengevaluasi hasil kerajinan kerawang yang dilakukan oleh ibu-ibu pengrajin juga untuk melakukan pembinaan pengembangan ketearampilan, dimana sesuai pengamatan dilapangan ternyata selain mengerjakan pesanan dari PKK sendiri, ternyata para ibu juga telah memgerjakan order yang datang dari para pengusaha kerawang. Oleh karenanya untuk terus memberikan motivasi bagi ibu-ibu Ketua PKK Rahmijati memutuskan untuk menaikan tarif sewa pembuatan kerawang yang berlaku khusus bagi pondok karawao. Keputusan ini diperoleh melalui dialog secara langsung dimana pakaian jenis sifon halus yang diberikan oleh ketua PKK beberapa pekan lalu menurut mereka memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sehingga target yang telah direncanakan sebelumnya tidak terpenuhi. Adapun tarif yang ditawarkan oleh ketua PKK lebih tinggi dari sebelumnya dimana setiap potong kain kerawang dihargai seratus ribu rupiah, namun saat ini telah mencapai seratus dua puluh lima ribu rupiah perpotong. Selain tarif untuk kerawang, Rahmi juga menyewa keterampilan menyulam pernik-pernik pada hasil kerawang yang disebut "payet" dengan harga dua puluh lima ribu rupiah perpotong, dengan seluruh bahan baik untuk keduanya seluruhnya di adakan oleh ketua PKK Kabupaten sendiri, sehingga dari seluruh ibu-iobu pengrajin berlomba untuk memperoleh bagian. Namun diakhir pembinaanya Rahmi mengharapkan agar dengan harga yang cukup lumayan tersebut agar hasil peruksi berkualitas baik dan tidak kotor "dengan tarif tersebut usahakan kerawangnya lebih baik lagi, baik dari keserasian warna serta tidak kotor "Jelas Rahmi.
RAHMI "SEWA KERAWANG 100 SAMPAI 150 RIBU"
Dibawah pimpinan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe kembali PKK Kabupaten Gorontalo melakukan pemantauan aktifitas ibu-ibu pengrajin kerawang di Pondok Karawo Desa Bulota Kecamatan Limboto. Sesuai informasi yang ada, hal tersebut dilakukan terkait dengan adanya agenda kunjungan tim dari luar negeri yaitu jepang yang menjalin kerjasama dengan pemrintah daerah dibidang pendidikan yang direncanakan minggu mendatang. Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe dalam penjelasannya mengungkapkan bahwa kedatangan PKK tersebut bukan hanya untuk sekedar persiapan penyambutan tamu, tetapi lebih dari itu untuk mengevaluasi hasil kerajinan kerawang yang dilakukan oleh ibu-ibu pengrajin juga untuk melakukan pembinaan pengembangan ketearampilan, dimana sesuai pengamatan dilapangan ternyata selain mengerjakan pesanan dari PKK sendiri, ternyata para ibu juga telah memgerjakan order yang datang dari para pengusaha kerawang. Oleh karenanya untuk terus memberikan motivasi bagi ibu-ibu Ketua PKK Rahmijati memutuskan untuk menaikan tarif sewa pembuatan kerawang yang berlaku khusus bagi pondok karawao. Keputusan ini diperoleh melalui dialog secara langsung dimana pakaian jenis sifon halus yang diberikan oleh ketua PKK beberapa pekan lalu menurut mereka memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sehingga target yang telah direncanakan sebelumnya tidak terpenuhi. Adapun tarif yang ditawarkan oleh ketua PKK lebih tinggi dari sebelumnya dimana setiap potong kain kerawang dihargai seratus ribu rupiah, namun saat ini telah mencapai seratus dua puluh lima ribu rupiah perpotong. Selain tarif untuk kerawang, Rahmi juga menyewa keterampilan menyulam pernik-pernik pada hasil kerawang yang disebut "payet" dengan harga dua puluh lima ribu rupiah perpotong, dengan seluruh bahan baik untuk keduanya seluruhnya di adakan oleh ketua PKK Kabupaten sendiri, sehingga dari seluruh ibu-iobu pengrajin berlomba untuk memperoleh bagian. Namun diakhir pembinaanya Rahmi mengharapkan agar dengan harga yang cukup lumayan tersebut agar hasil peruksi berkualitas baik dan tidak kotor "dengan tarif tersebut usahakan kerawangnya lebih baik lagi, baik dari keserasian warna serta tidak kotor "Jelas Rahmi.

0 comments:
Post a Comment